Agar tak Kebobolan, Pelatih Persib Lakukan Ini untuk Lini Belakang

– Penguatan sektor pertahanan menjadi fokus Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman menjelang duel kontra Pusamania Borneo FC pada laga pertama semifinal Piala Presiden 2017 di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis 2 Maret 2017. Perubahan komposisi pada lini belakang Maung Bandung kemungkinan besar dilakukan.
“Saya ingin kami benar-benar kuat sejak babak pertama supaya tidak kebobolan seperti pada laga sebelumnya. Dengan begitu, risiko kekalahan akan lebih kecil,” ujar Djadjang kepada PR saat rombongan tim akan menuju stadion.
Dua gol yang berhasil dilesakkan oleh Mitra Kukar pada masing-masing babak laga 8 besar akhir pekan lalu membuat Djadjang kurang puas dengan kinerja pertahanan timnya. Meski akhirnya Persib jadi pemenang dengan skor tipis 3-2, dua gol Naga Mekes yang bermula dari tendangan bebas dan serangan cepat sektor sayap itu bikin Maung Bandung was was sampai akhir laga.
Dalam simulasi yang digelar pada sesi latihan terakhir, Djadjang tampak membuat perubahan pada komposisi lini belakang. Pos bek sayap kanan yang biasanya menjadi jatah pemain muda Henhen Herdiana, diisi oleh bek senior Supardi Nasir. Peran bek sayap kiri yang biasanya dimainkan Tony Sucipto pada laga nanti bakal diperankan oleh Wildansyah. Sementara itu duet bek tengah di hadapan kiper I Made Wirawan tetap diperankan Vladimir Vujovic dan, Achmad Jufriyanto.
Untuk mempertebal benteng pertahanan, dua gelandang bertahan Hariono dan Kim Jeffrey Kurniawan dipasang berjejer di lini tengah. Dedi Kusnandar yang punya visi serangan bagus dan umpan akurat diperkirakan baru dimainkan pada babak kedua menggantikan pemain muda Gian Zola.***

qhddwhy.com pic5678 Sumber: Pikiran Rakyat