Kebobolan Empat Gol, Lini Belakang Timnas Kembali Jadi Sorotan

Lapakjudi JUARA.net – Tim nasional Indonesia harus kebobolan empat gol pada laga perdana Grup A Piala AFF 2016 kontra Thailand, Sabtu (19/11/2016). Wajar apabila sorotan mengarah ke lini belakang dan dua bek tengah Skuat Garuda. Tercatat, duet Fachruddin Aryanto dan Rudolof Yanto Basna menjadi duo yang tidak tergantikan di jantung pertahanan Indonesia sejak laga uji coba kontra Malaysia, September 2016. Partai itu adalah lakon uji coba perdana Merah Putih sejak skorsing FIFA diangkat. Pada tiga laga uji coba pertama, performa Fachruddin dan Basna terbilang aman-aman saja, terbukti dengan mereka hanya kebobolan dua kali dan mencatatkan dua clean sheet . Pada uji tanding melawan Vietnam, terakhir sebelum berlaga di Piala AFF 2016 , penampilan keduanya mulai mendapat kritik. Dasarnya adalah gawang yang kala itu dikawal Kurnia Meiga dibobol tiga gol oleh sang lawan. Jika melihat statistik yang dikeluarkan Labbola, aspek dalam hal bertahan keduanya memang jauh menurun. Yanto Basna misalnya, tackel suksesnya hanya tercatat tiga dari enam percobaan yang dia lakukan. Operan sukses Basna pun terbilang buruk. Pemain asal Persib Bandung itu hanya mampu tujuh kali mengoper tepat sasaran dari 16 kali percobaan. Sementara itu, Fachruddin bermain lebih stabil. Pada laga kontra Vietnam, bek asal Sriwijaya FC itu membuat 24 operan sukses dari 28 kali percobaan. Empat intersep dan delapan halauan juga dilakukan dia pada laga tersebut. Review lini belakang Timnas Indonesia kontra Thailand di laga Piala AFF 2016 . pic.twitter.com/Ib05EyIyYy — Juara (@Juara) November 19, 2016 Pada laga perdana AFF 2016 kontra Thailand, Basna gagal melakukan dua halauan yang berujung gol sang lawan. Pertama, saat ia gagal membaca arah pantulan bola yang berujung ke gol Thailand dan yang kedua adalah saat Basna tak mampu menyapu bola dari garis gawang sehingga diserobot Teerasil Dangda. Dua gol tersebut menjadi awal dari total empat gol yang berhasil dilesakkan tim asuhan Kiatisuk Senamuang ke gawang Kurnia Meiga. Pada aspek lain, statistik Basna sebetulnya tidak buruk-buruk amat. Dia melakukan 14 operan sukses dari 19 percobaan dan empat tackle sukses dari lima yang dilakukannya. Sementara itu, Fachruddin bermain lebih disiplin. Dia hanya melakukan satu tackle dan berujung sukses. Sang pemain terlihat memiliki penempatan posisi yang terbilang baik hampir sepanjang laga. Tujuh gol yang diderita Merah Putiih dalam dua laga terakhir tentu merupakan lampu kuning bagi tim pelatih agar meningkatkan performa lini belakang. Dari kubu tim tamu, pada Piala AFF 2014, Thailand mampu menang 2-1 pada laga perdana kontra tuan rumah Singapura. Total, tim berjulukan Gajah Perang tersebut mencetak tujuh gol pada fase grup dan sukses lolos ke babak semifinal sebagai juara grup. Artinya, Thailand sudah mencatatkan lebih dari setengah jumlah itu hanya dalam satu laga melawan Merah Putih. Pada laga kedua Grup A Piala AFF 2016 , Indonesia akan menghadapi tuan rumah Filipina di Philppine Sports Stadium, Selasa (22/11/2016).

Sumber: Juara.net