Polda Larang Pertandingan Liga Indonesia di Jatim

Pangerantoto Metrotvnews.com, Gresik: Laga Persegres Gresik United kontra PSM Makassar pada lanjutan Liga Indonesia (QNB League) 2015 yang rencananya digelar Minggu 26 April 2015 terancam batal terlaksana. Pasalnya, belum ada izin keamanan dari pihak kepolisian. Kepolisian Daerah Jawa Timur melarang sejumlah pertandingan sepak bola yang digelar di daerah ini, termasuk laga Persegres Gresik United melawan PSM Makasar di Stadion Tri Darma. Baca juga Persipura Bakal Ditantang Juara Piala Presiden Dedi Kusnandar Segera Merapat, Posisi Kim Terancam di Persib Hadapi Barito, Persib Bawa 20 Pemain Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart “Kami baru saja mendapatkan informasi dari Polda Jatim, mereka tidak memberikan izin laga Persegres melawan PSM pada Minggu besok. Ini berarti semua laga Liga Indonesia yang digelar di Jatim juga dilarang,” kata Sekretaris Persegres GU Hendri Febry di Gresik, Kamis (23/4). Hendri mengatakan, Polda Jatim juga mengkonfirmasikan beberapa klub yang akan menggelar pertandingan pada Sabtu 25 April, dan informasi itu merupakan perintah langsung Mabes Polri melalui TR (telegram rahasia). “Info yang saya dapat, kabar dari Polda Jatim terkait larangan pertandingan itu merupakan TR dari Mabes Polri, dan info yang sama juga didapat beberapa klub,” ucapnya. Sementara itu, humas Persela Lamongan Arief Bachtiar juga mengatakan hal yang sama, yakni pertandingan Persela Lamongan melawan Semen Padang yang akan digelar di Stadion Surajaya dibatalkan, karena tidak mendapat persetujuan dari Polda Jatim. “Sama, kita juga mendapat konfirmasi dari Polda Jatim terkait larangan pertandingan Persela melawan Semen Padang pada Sabtu besok di Stadion Surajaya,” ucapnya. Pelarangan ini tidak lepas dari surat pembekuann PSSI oleh Kemenpora pada 18 April lalu. Dan pada 20 April kemarin, Menpora Imam Nahrawi juga sudah melayangkan surat permohonan kepada Polri untuk tidak memberikan izin keramaian, dalam hal ini penyelenggaraan Liga Indonesia. Namun, kepengurusan PSSI yang baru terpilih pada Kongres Luar Biasa (KLB) 2015 lalu, nampaknya tidak menggubris surat tersebut dan tetap melanjutkan kompetisi mulai 25 April. Beberapa klub yang belum mendapat tembusan surat tersebut juga tetap menyiapkan komponen pertandingan karena mengacu pada surat awal Menpora Nomor 01307 Tahun 2015 tentang Sanksi Administrasi dan Pembekuan PSSI. Dalam surat itu, pada keputusan poin keempat huruf C disebutkan pembekuan PSSI tidak berdampak pada kompetisi, sehingga seluruh pertandingan Liga Indonesia 2015, Divisi Utama, Divisi I, II, III tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan supervisi KONI dan KOI bersama Asprov PSSI dan klub setempat. (ANT) (ACF)

Sumber: MetroTVNews