Sang Mantan Berpotensi Jadi Mimpi Buruk Semen Padang

Pangerantoto VIVA.co.id – Semen Padang akan menghadapi Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan dalam pekan sembilan Torabika Soccer Championship (TSC), Jumat 1 Juli 2016 malam. Di laga ini, kubu Semen Padang memasang target untuk meraih satu poin. Pelatih Semen Padang, Nilmaizar, menyadari tak mudah bagi timnya untuk bisa mendulang poin di Kanjuruhan. Sebab, rekor Arema saat berlaga di kandangnya sangatlah impresif. Hingga sekarang, Arema belum pernah kalah saat berlaga di Kanjuruhan. Rekornya, mereka menang empat kali dan cuma imbang di satu kesempatan selama gelaran TSC. “Semua ingin menang. Tapi, target kami adalah mendapatkan poin di Malang,” kata pelatih Semen Padang, Nilmaizar. “Tapi, pertandingan kali ini berbeda karena Arema mengalami banyak perubahan. Kami harus konsentrasi agar bisa mencuri poin. Namun, kami tetap menghormati Arema sebagai sebuah tim,” timpal kapten Semen Padang, Hengki Ardilles. Ambisi Semen Padang untuk mencuri poin sebenarnya bisa dipupuskan oleh playmaker Arema, Esteban Vizcarra. Ya, Vizcarra tentunya tahu betul bagaimana seluk beluk Semen Padang karena pernah bermarkas di Stadion H Agus Salim dalam waktu yang cukup lama. Vizcarra diketahui berseragam Kabau Sirah sejak 2010 hingga 2015 lalu. Dan, Nil menjadi aktor utama dalam perekrutannya. “Saya tahu karakter dia. Saya tahu hatinya seperti apa. Dia pemain yang keras,” terang Nil. Ancaman tak cuma datang dari Vizcarra. Kondisi skuat Semen Padang ternyata juga sedang tak bagus. Salah satu pemain andalan mereka, Rico Simanjuntak, dipastikan absen. “Saya punya banyak pemain untuk menggantikannya. Seluruh pemain punya kualitas sama. Bedanya, hanya kesempatan main saja,” ujar mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.

Sumber: VivaNews