Dispenda Gelar Razia PKB dan BBN, 200 Kendaraan Terjaring

BANDAR LAMPUNG–Sebagai langkah untuk mempercepat pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dinas Pendapatan Daerah Lampung menggelar razia Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBN) di dua titik yakni Jalan Pagar Alam dan Jalan Imam Bonjol, Selasa (8/11/2016). Kepala UPTD Pendapatan Wilayah I Bandar Lampung, Putri Kartarina, mengatakan azia yang dilakukan saat ini selain bertujuan menegakkan perda, juga untuk penertiban PKB dan BBN kendaraan bermotor. “Ketika itu kendaraan luar yang dibeli wajib pajak yang ada di Bandar Lampung, maka disarankan melakukan BBNKB karena mereka menggunakan jalan jembatan dan fasilitas yang ada di Lampung,” kata Putri. Untul memperlancar proses razia, pihaknya bekerjasama dengan Polsek Tanjungkarang Barat di dua titik. Hasilnya kurang lebih 200 kendaraan yang didata dan disarankan untuk melakukan balik nama. Selain itu, Dispenda juga melakukan door to door agar pembayaran dapat berjalan lebih efektif. Kasubag Tata Usaha Duspenda, Nebokadnezar Saleh menambahkan razia yang dilakukan tahun ini sudah 10 kalinya. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk taat membayar pajak kendaraan bermotor dan apabila wajib pajak masih menggunakan plat di luar Lampung bisa melakukan BBN. “Kami berharap setelah didata dan diingatkan, mereka segera membayar pajak, dan balik nama kendaraan,” tuturnya. Kepala Seksi Penagihan dan Penerimaan, Guslinda menambahkan, PAD dari tahun ke tahun diakui mengalami peningkatan. “Untuk tahun ini progesnya meningkat, besarannya baru terlihat pada akhir tahun atau triwulan ke empat,” ungkpa dia. Target yang ditetapkan untuk UPTD pendapatan wilayah 1 Bandar Lampung Dinas Pendapatan Provinsi Lampung, untuk target Pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar Rp253 miliar, dan BBN-KB sebesar Rp306 miliar. Adapun data kendaraan yang menunggak pajak di wilayah Bandar Lampung sebanyak 333.499 unit. Tweet Penulis : Setiaji Bintang Pamungkas Editor : Sri Agustina dibaca : 1037710 Kali

Sumber: Lampost.co