Ibu Warga Lebak Bulus Disekap dan Diculik Ternyata Calo PNS

Rimanews – Penyidik Polda Metro Jaya mengungkapkan kasus penculikan dan penyekapan terhadap wanita asal Aceh Rizayati (32) karena bermotifkan utang piutang pembayaran untuk dijanjikan jadi pegawai negeri sipil (PNS). “Latar belakang penyekapan tersebut karena masalah utang piutang korban dengan salah satu pelaku Munir,” kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan, di Jakarta Senin (25/04/2016). Baca Juga Gempa Aceh Sebabkan Belasan Bangunan Roboh KPU Didesak Batalkan Agus-Sylvi karena Program Semiliar untuk RW Gempa 6,4 SR Mengguncang Aceh Herry menuturkan korban Rizayati memperkenalkan Munir dengan J untuk menawarkan menjadi PNS dengan membayar uang sebesar Rp45 juta. Karena tidak lolos menjadi PNS, korban baru mengembalikan uang sebesar Rp15 juta kepada tersangka. Munir mengajak dua temannya Bantaka alias Agam (38) dan Dedi Sofyan (47) untuk menyambangi rumah kontrakan korban di kawasan Lebak Bulus Jakarta Selatan. Saat itu, pelaku Agam meminta korban mengembalikan uang sebesar Rp75 juta dan membawa paksa dari rumahnya tersebut. Berdasarkan laporan suami korban Imran Hamid, penyidik meringkus tiga ketiga tersangka itu dan seorang wanita NU di Jalan Gunung Balong Raya Nomo 10 Lebak Bulus Cilandak Jakarta Selatan dan Jalan Lobak II Nomor 13 RT05/07 Pondok Cabe Ilir Pamulang Tangerang Selatan. Dari tangan tersangka, polisi menyita lima lembar kartu tanda penduduk (KTP), satu unit mobil D 1677 TG dan satu unit sepeda motor. Terkait kejadian itu, para tersangka dijerat Pasal 328 KUHP tentang penculikan dan Pasal 333 KUHP tentang penyekapan. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : calon PNS , penculikan , Rizayati , kriminal , Nasional

Sumber: RimaNews