Pria Arab Saudi membakar diri sebagai protes

Image caption Keluarga dilaporkan menolak menerima jenazah dari rumah sakit. Seorang pria warga Arab Saudi meninggal dunia setelah membakar diri sebagai protes atas perlakuan pihak berwenang kepadanya. Ali Jabiri Alhouraysi dilaporkan membakar diri pada Rabu (15/05) setelah digeledah polisi. Pada saat itu ia gagal menunjukkan surat-surat identitas. Ali Jabiri Alhouraysi disebutkan telah kehilangan status warga negara Arab Saudi. Beberapa sumber mengatakan kepada bahwa lebih 100 orang berkumpul di depan kantor polisi ibukota Arab Saudi, Riyadh, untuk memprotes kematian Ali Jabiri Alhouraysi. Mereka mengatakan keluarga Alhouraysi menolak menerima jenazah dari rumah sakit. Laporan-laporan tentang membakar diri di Arab Saudi jarang sekali. Dua tahun lalu seorang pria berumur 60-an tahun meninggal dunia setelah membakar diri di Samitah, kawasan Jizan. Penjual sayur Ia dilaporkan marah karena kesulitan memperoleh kewarganegaraan. Insiden ini serupa dengan kematian seorang warga Tunisia, Muhammad Bouaziz, yang membakar diri sebagai protes pada 2011. Aksi Muhammad Bouaziz menyulut revolusi yang akhirnya menumbangkan Presiden Zine al-Abdine Ben. Revolusi di Tunisia dengan cepat menjalar ke negara-negara lain di kawasan. Seperti Bouazizi di Tunisia, Alhouraysi adalah penjual sayur mayur. Berbagi berita ini Tentang berbagi Email Facebook Messenger Messenger Twitter LinkedIn WhatsApp Line div class=”share__back-to-top ghost-column””> Kembali ke atas Berita terkait Polisi Saudi: Pengguna Twitter rugi dunia akhirat 15 Mei 2013 Arab Saudi berikan amnesti untuk ratusan ribu pekerja 11 Mei 2013 Pangeran Saudi dukung perempuan mengemudi 16 April 2013 Arab Saudi sanggah hukuman lumpuhkan orang 9 April 2013 Eksekusi pekerja Filipina di Arab Saudi ditunda 12 Maret 2013 Berita Dunia lain

Sumber: BBC Indonesia