Potong Jalur Suplai Pemberontak, Jabhat Nusra Dekati Perbatasan Turki

Rimanews – Jabhat Nusra berhasil maju medekati perbatasan Suriah-Turki, dalam upaya nyata untuk merebut jalur utama suplai yang berada di bawah kendali pemberontak “didikan” Barat. Saat ini, Jabhat Nusra hanya berada kurang dari 6 kilometer dari perbatasan strategis, Bab al-Hawa, pada Senin (3/11), yang merupakan jalur kunci suplai persenjataan pemberontak Suriah di provinsi Idlib utara. Baca Juga Putin Kirim Surat Rahasia ke Presiden Iran Pasukan Suriah Rebut Sebagian Aleppo Satu Rumah Sakit Tersisa di Aleppo Dibombardir Observatorium HAM Suriah yang berbasis di Inggris, kelompok aktivis yang memonitor perang di negara tersebut, mengatakan para pejuang Jabhat Nusra terlihat berkumpul di kota terdekat, Sarmada. Dikendalikan oleh aliansi pemberontak moderat yang dikenal sebagai Front Islam, Bab al-Hawa adalah rute pasokan penting dalam memberikan makanan dan obat-obatan kepada penduduk di Suriah utara. Langkah potensial Jabhat Nusra ini menjadi pukulan telak bagi rencana AS membangun kekuatan pemberontak moderat yang mampu melawan pasukan Presiden Bashar al-Assad dan ISIS. Keberhasilan tersebut terjadi sehari setelah Jabhat Nusra menyerbu beberapa kota dan desa di provinsi Idlib dan merebut mereka dari tangan Front Revolusioner Suriah (SRF). Kekalahan terakhir adalah pukulan yang sangat telak bagi SRF, yang mendapat dukungan penuh Barat, yang dipimpin oleh komandan terkemuka Jamal Maarouf dan Harakat Hazm. Harakat Hazm, kelompok bersenjata dan didanai oleh AS, muncul awal tahun ini dengan sebuah video online yang menunjukkan para pejuang menggunakan senjata “sumbangan” Barat, termasuk senjata anti-tank milik AS. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Jabhat Nusra , Suriah , timurtengah , Internasional

Sumber: RimaNews